Angkutan Umum di dalam Bandung Barat Dicek Kelaikannya Jelang Tahun Baru

Jakarta – Dinas Perhubungan (Dishub) Wilayah Bandung Barat mengadakan pengecekan kelaikan angkutan umum jelang Tahun Baru 2024. Langkah yang disebutkan diambil untuk menegaskan keselamatan rakyat yang digunakan akan berwisata di dalam tempat itu.

Informasi yang dimaksud diutarakan segera oleh Kepala Dishub Wilayah Bandung Barat, Fauzan Azima di keterangan resminya. Dia menjelaskan bahwa pada kegiatan ini pihaknya bekerja sebanding dengan anggota Satlantas Polres Cimahi untuk melakukan pengecekan kelaikan pada kendaraan umum yang digunakan hendak berwisata dalam kawasan setempat.

“Kami rutin melakukan pengecekan administratif juga pengecekan kelaikan kendaraan untuk menghindari kecelakaan akibat kendaraan tiada laik jalan,” kata ia seperti dilansir Tempo dari Antara hari ini, Kamis. 28 Desember 2023.

“Yang dicek dari semua kendaraan itu kelaikan kendaraan teknis. Teknis itu berarti dari sistem pengereman, lampu, wiper, termasuk kondisi ban, semua yang tersebut ada di area standar berkaitan dengan teknis kendaraan,” katanya.

Lebih lanjut Fauzan menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemeriksaan teknis laik jalan kendaraan yang dimaksud dioperasionalkan dari tanggal 23-30 Desember 2023. Dia menyebutkan sampai pada waktu ini belum ada temuan terhadap kendaraan yang mana kondisinya bukan laik jalan.

Tetapi pihaknya menemukan beberapa angkutan umum yang digunakan melanggar secara administrasi, yaitu tidaklah menyebabkan surat kelengkapan kendaraan.

“Untuk yang dimaksud tak laik jalan tidaklah ditemukan. Tetapi yang mana melanggar secara administrasi masih berbagai yang dimaksud tidak ada menyebabkan surat kendaraan, sehingga dilaksanakan penilangan,” jelas dia.

Menurut dia, kelaikan kendaraan sangat penting, dikarenakan ketika momen libur Natal hingga mendekati Tahun Baru 2024 kendaraan akan meningkat. Sehingga, kata dia, faktor keamanan serta keselamatan penumpang sangat penting.

“Karena keselamatan itu nomor satu. Keselamatan itu yang paling utama, yang harus kita sama-sama peduli terhadap itu. Karena kalau sudah ada celaka atau nyawa sudah ada hilang, tak dapat dibayar dengan materi,” tutup dia.

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di area atas? Mari bergabung di tempat membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *